SD MUTUAL ASAH KREATIFITAS DENGAN EKSTRAKURIKULER MEMBATIK

Batik merupakan salah satu kebudayaan Indonesia yang patut untuk dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda seperti para siswi SD Mutual Kota Magelang. Mereka sangat antusias mengikuti serangkaian kegiatan untuk belajar membatik. Kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk upaya pelestarian kebudayaan batik itu sendiri, sehingga generasi muda mempunyai peranan sebagai penerus dan pewaris kebudayaan Indonesia yang kini mulai diterapkan dalam kurikulum pembelajaran.

Ekstrakurikuler seni batik ini dilaksanakan mulai 2014. Kegiatan ini sangat banyak peminatnya. “tidak disangka, ternyata siswa SD Mutual banyak yang meminati untuk ikut bergabung dalam ekstra membatik, harapannya mudah-mudahan batik-batik karya anak Mutual bisa menembus International dan menjadi ikon di Magelang khususnya” tutur Kepala SD Mutual Mustaqim,S.Pd.I.,M.Pd yang diamini oleh semua siswa dan guru. Hal senada juga disampaikan Wulan Charismawati, S.Pd selaku pembimbing ekstra membatik. “Untuk ekstra seni batik ini kita targetkan dan kita kenalkan aneka seni batik dari berbagai daerah. Batik Solo, Pekalongan, DIY dan lain-lain Alhamdulillah anak-anak sangat tekun, antusias, dan karya mereka siap untuk dipamerkan di level manapun”. Ungkapnya.

Pihak SD Mutual dalam jangka panjang bekerja sama dengan pihak Sanggar Batik Magelang untuk dapat menjalankan kegiatan Ekstrakurikuler secara kontinyu sejak tahun ajaran 2014 hingga sekarang. Semangat siswi yang mengikuti ekstrakurikuler membatik sangat tinggi. Mereka memulai dari awal belajar membatik pada kain ukuran sapu tangan, hingga kini mereka mampu membatik pada kain ukuran taplak meja dan kaos. Mereka pun bebas berkreasi dalam mendesain motif batik yang akan mereka produksi melalui tangan-tangan mungil mereka. Hasil karya mereka sudah banyak dipamerkan pada acara resmi pemkot Magelang seperti Musrenbang 2016 di pendopo Walikota Magelang maupun acara pentas seni / Art Performance yang telah menjadi acara tahunan di SD Mutual Kota Magelang.